3 Cara Menjual Rumah yang Masih KPR

Ketika Anda telah membeli rumah, bukan tidak mungkin Anda ingin menjual rumah tersebut. Alasan menjual rumah bisa bermacam-macam: mulai dari butuh uang, ingin pindah ke rumah baru yang lebih besar, pindah ke rumah yang lebih dekat ke kantor, atau alasan lainnya.

Hanya saja, bisakah Anda rumah dijual di bandung yang cicilan KPR-nya belum lunas? Tentu saja bisa. Hal yang tidak bisa dilakukan pemilik rumah adalah mengembalikan rumah ke bank. Karena bank hanya pemberi pinjaman, bukan merupakan pemilik rumah. maka dari itu, Anda perlu mencari  orang yang akan membeli rumah Anda.

rumah dijual di bandung

Ada beberapa cara yang ditempuh untuk bisa menjual rumah yang masih dalam jangka waktu KPR.

Mempercepat Pelunasan

Cara ini mungkin adalah cara yang paling mudah dan tidak merepotkan namun memerlukan uang yang cukup bahkan lebih karena Anda harus menyiapkan biaya denda. Dengan melunasi rumah lebih cepat dari waktu yang telah ditentukan, Anda akan segera mendapatkan sertifikat hak milik atau SHM dari bank. Hal ini tentunya memungkinkan Anda untuk menjual rumah tersebut.

Cari Pembeli

Mencari pembeli yang mau dan mampu untuk melunasi KPR Anda tentunya susah-susah gampang. Lewat cara ini, Anda harus mencari terlebih dahulu. Setelah menemukannya, Anda perlu menjelaskan keadaan dengan sejujurnya. Jelaskan bahwa rumah yang saat ini ada masih memiliki cicilan selama beberapa waktu, dan rumah masih menjadi jaminan bank.

Jika pembeli tetap bersedia, Anda bisa langsung meminta pembeli untuk melunasi KPR yang ada ke bank. Setelah SHM ada di tangan Anda, kedua pihak dan didampingi notaris bisa mulai melakukan pembuatan akta jual beli juga pemberian biaya sisa yang telah disepakati. Penting untuk melibatkan notaris atau pihak ketiga karena tidak banyak orang yang mau bertransaksi dengan cara ini. Mengingat risikonya yang banyak.

Over Kredit

Cara over kredit adalah cara yang paling populer dilakukan oleh banyak orang. Dengan cara over kredit, transaksi yang dilakukan bisa dilakukan  ada dua cara. Yaitu dengan pembeli melanjutkan kredit di bank yang sama, atau pembeli memindahkan KPR ke bank baru.

Lewat bank yang sama, tentunya proses pemindahan kredit tidak terlalu merepotkan. Seluruh data rumah dan transaksi sudah tercatat jelas, tinggal pembeli melengkapi dan memberikan persyaratan KPR yang diminta bank.

Namun jika pembeli ingin memindahkan KPR ke bank lain, tentunya hal tersebut akan lebih rumit. Ada proses pemindahan administrasi Ana bank yang harus dilakukan. Selain itu, kemungkinan pengajuannya ditolak oleh bank juga bisa gagal.